Bale Kambang, Tanah Lot versi Malang

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

target destinasi hari kedua long trip kali ini adalah Malang, mobil kami menuju sebuah pantai cantik yang berada di bagian selatan Malang. pantai Bale Kambang, pantai yang begitu asing di telinga saya dan pikir saya pantai ini ya sama saja dengan pantai lainnya, biasa. namun setelah sampai di area parkir, saya dikejutkan dengan lukisan indah sebuah pura yang berada di laut dan ada jembatan di bawahnya sebagai penghubung pura dan bibir pantai. ohh nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan🙂

untuk menuju kesana kondisi kendaraan harus benar-benar fit, jalan yang kami lalui begitu sempit dan tak begitu mulus. Pantai Bale Kambang ini terletak sekitar 20 kilo dari kota Malang, kami membutuhkan waktu sekitar setengah jam menuju kesana. begitu lega rasanya ketika melihat pos tiket masuk, berarti pantai sudah di depan mata. kami membayar tiket masuk sebesar Rp 10.500 per orang ditambah Rp. 7.500 untuk parkir mobilnya.

di area wisata pantai saya begitu dimanjakan degan putihnya pasir dan air lut yang begiu biru bersih, pengen basah-basahan tapi sayang jauh ke tempat parkir dan malas ganti bajunya. hehe saya cuma bisa menikmati segala keindahan itu dengan melihatnya, itupun sudah luar biasa sekali saya rasa. di pantai Bale Kambang ini tersedia juga camping ground lho, pas kemarin saya kesana ada 3 tenda yang terpasang disana. elain ada camping ground, di sekitar pantai pun tersedia fasilitas lainnya juga ada bungalow yang begitu sederhana, antin-kantin yang berderet, toko souvenir, toilet umum. kantor informasi dan halaman parkir yang begitu luas.

di Pantai ini terdapat tiga Pulau kecil, yaitu: Pulau Pulau Ismoyo, pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. nah di Pulau Ismoyo ini berdiri megah sebuah Pura yang biaa digunakan oleh umat Hindu di sekitar sana, akses menuju Pura dihubungkan oleh sebuah jembatan setapak dengan lebar sektr 1,5 meter. untuk masuk ke pura kami membyar retribusisebesar Rp. 2.500/orang.

puas menikmati pemandangan pantai disana kamipun segera merapat ke sebuah kantin yang ada di dekat mulut jembatan, segera bebrebut memesan minuman yang bisa melepas dahaga kami. saya memesa soda susu yang dbayar dengan harga Rp. 6000 dan temen-temen lainnya ada yang pese es degan dan ada juga yang sama pesen soda susu. untuk harga makanan dan minuman di kanti pantai Bale Kambang ini relatif normal dan ngga ‘kebangetan’ kaya di tempat-tempat wisata lainnya.

 

2 thoughts on “Bale Kambang, Tanah Lot versi Malang

  1. blognya keren mba,sangat membantu saya yg lagi nyusun travel itinerary..salam kenal 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s